ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Apa Keuntungan Membayar Pajak Tepat Waktu Bagi Masyarakat

Jumat, 10 September 2021

Pajak adalah salah satu iuran wajib negara, yang dipergunakan sebesar-besarnya sesuai dengan kebutuhan negara, baik sebagai orang pribadi maupun sebagai badan yang berkekuatan hukum, tanpa imbalan, umumnya secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.


Menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini, tidak hanya ia memiliki kewajiban untuk membayar pajak, tetapi setiap warga negara berhak untuk berpartisipasi dan berpartisipasi dalam pembangunan negara. Pembangunan nasional adalah pembangunan yang berkesinambungan, berkesinambungan, dan berkelanjutan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pajak merupakan sebagai sumber utama penerimaan negara yang berkisar 70% dari seluruh penerimaan negara yang biasanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas dan kantor polisi. Selain itu, pajak juga digunakan untuk biaya pendidikan, biaya kesehatan, subsidi BBM, Gaji PNS dan pembangunan fasilitas publik. Semakin besar pajak yang dipungut, maka semakin banyak fasilitas dan infrastruktur negara yang dibangun.

Self Assessment adalah wajib pajak yang diberikan kepada masyarakat untuk menghitung sendiri, melaporkan sendiri dan membayar pajak sendiri sesuai jumlah yang harus dibayar. Pentingnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu membuat pemerintah melalui Dirjen Pajak senantiasa melakukan sosialisasi secara terus menerus.

Hingga saat ini, banyak masyarakat di Indonesia belum mengetahui apa saja manfaat yang dihasilkan dari membayar pajak. Dilansir dari berbagai sumber, pajak digunakan untuk:

  • Membiayai pengeluaran-pengeluaran negara, contohnya: pengeluaran untuk proyek produktif barang ekspor.
  • Membiayai pengeluaran reproduktif, seperti: pengeluaran untuk pengairan dan pertanian.
  • Membiayai pengeluaran yang bersifat tidak self liquiditing dan tidak reproduktif, contohnya: pengeluaran untuk pendirian monumen dan objek rekreasi.
  • Membiayai pengeluaran yang tidak produktif, contohnya: pengeluaran untuk membiayai pertahanan negara atau perang dan pengeluaran untuk penghematan di masa yang akan datang yaitu pengeluaran untuk anak yatim piatu.
Setiap proyek milik pemerintah berupa pembangunan dan lain sebagainya dibangun dan dibiayai oleh pajak yang telah dikumpulkan masyarakat. Dengan demikian sudah selayaknya masyarakat juga turut menjaga fasilitas yang telah dibangun negara demi kepentingan bersama.

(sumber : https://www.siscomonline.co.id/13/detail-blog-manfaat-dan-tujuan-membayar-pajak-bagi-masyarakat )


Share This :

0 komentar

Silakan Berikan Komentar Anda
- Komentar dengan sopan
- Dilarang spam Komentar
- Dilarang memberikan link aktif pada kolom komentar
- Dilarang menggunakan Kosa Kata yang Kasar atau Negatif

Salam Hangat
AriefDM